Magang

Magang Kemnaker: Ragam Program, Dasar Hukum, dan Cara Mendaftarnya

Oleh Redaksi Karir Pintar23 Agustus 2026

Ilustrasi jembatan yang menghubungkan topi wisuda dengan gedung perkantoran, melambangkan transisi dari kampus ke dunia kerja lewat program magang

Magang Kemnaker adalah istilah payung, bukan nama satu program tunggal, untuk semua jalur pemagangan yang diatur, diawasi, atau didanai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Setidaknya ada tiga jalur resmi: pemagangan dalam negeri di perusahaan swasta yang tunduk pada Permenaker Nomor 6 Tahun 2020, Program Pemagangan Nasional lewat MagangHub untuk lulusan baru dengan uang saku setara UMK ditanggung pemerintah, dan pemagangan luar negeri seperti program IM Japan ke Jepang. Ketiganya berpayung UU Ketenagakerjaan Pasal 21-29 yang mewajibkan perjanjian pemagangan tertulis.

Apa itu magang Kemnaker dan kenapa istilahnya sering disamakan dengan satu platform

Orang mengetik "magang Kemnaker" biasanya saat mencari kepastian bahwa program magang yang mereka incar itu resmi, bukan modus penipuan. Masalahnya, istilah ini bukan nama satu program. Ia adalah sebutan umum untuk semua jalur pemagangan yang diatur, diawasi, atau didanai Kementerian Ketenagakerjaan. Kebingungan paling umum: banyak yang mengira "magang Kemnaker" sama persis dengan "Magang Hub", karena maganghub.kemnaker.go.id adalah pintu masuk paling terlihat di mesin pencari. Padahal Magang Hub cuma nama platform untuk satu dari tiga jalur yang dinaungi Kemnaker. Kalau kamu memang sedang mencari panduan teknis mendaftar lewat platform itu, baca dulu panduan Magang Hub untuk langkah praktisnya.

Pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja/buruh yang lebih berpengalaman, dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.- UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 1 angka 11

Definisi hukum di atas berlaku luas. Ia tidak menyebut siapa penyelenggaranya, jadi berlaku sama untuk magang yang kamu cari sendiri ke perusahaan swasta, magang yang difasilitasi lewat program pemerintah, maupun magang ke luar negeri. Yang jarang disadari pencari kerja: mayoritas magang yang mereka jalani sehari-hari, termasuk magang mandiri yang dilamar langsung ke kantor tanpa lewat portal pemerintah mana pun, sebenarnya juga "magang Kemnaker" dalam arti hukum, karena tetap tunduk pada aturan yang sama. Yang membedakan cuma siapa yang mengatur teknisnya dan siapa yang membayar uang sakunya.

Tiga jalur, satu payung hukum. Kalau kamu cuma butuh satu kalimat: magang Kemnaker mencakup pemagangan dalam negeri di perusahaan swasta (diatur, tidak didanai negara), Program Pemagangan Nasional MagangHub untuk lulusan baru (didanai penuh oleh pemerintah), dan pemagangan luar negeri seperti IM Japan ke Jepang (dikelola bersama asosiasi penyelenggara). Cek jalur mana yang paling cocok di bagian ketiga artikel ini sebelum memutuskan mendaftar ke mana pun.

Dasar hukum magang Kemnaker, dari UU Ketenagakerjaan sampai Permenaker terbaru

Aturan soal pemagangan di Indonesia berlapis dua. Lapisan pertama adalah undang-undang yang menetapkan prinsip dasar dan tidak berubah-ubah tiap tahun. Lapisan kedua adalah peraturan menteri yang mengatur teknis pelaksanaan dan lebih sering diperbarui mengikuti kebijakan pemerintah yang sedang berjalan. Memahami dua lapis ini penting karena banyak berita soal "aturan magang terbaru" sebenarnya cuma mengubah lapisan teknis, bukan hak dasar peserta.

Dasar hukum magang Kemnaker yang berlaku sampai artikel ini ditulis
PeraturanMengaturBerlaku sejak
UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 21-29Prinsip dasar pemagangan: definisi, perjanjian tertulis wajib, sertifikasi, dan pemagangan luar negeri25 Maret 2003
Permenaker No. 6/2020Teknis penyelenggaraan pemagangan di dalam negeri, termasuk oleh perusahaan swasta9 April 2020
Permenaker No. 8/2025Pedoman bantuan pemerintah untuk Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (dasar hukum MagangHub)29 September 2025
Permenaker No. 11/2025Perubahan atas Permenaker No. 8/2025, penyempurnaan teknis Program Pemagangan Nasional2025

Tiga pasal dari UU Ketenagakerjaan ini yang paling menentukan posisimu sebagai peserta magang. Pasal 21 menyatakan pelatihan kerja dapat diselenggarakan dengan sistem pemagangan, yang menjadi dasar kenapa magang dianggap setara pelatihan, bukan sekadar kerja tanpa gaji. Pasal 22 mewajibkan perjanjian pemagangan tertulis antara peserta dan pengusaha, dan kalau perjanjian itu tidak ada, statusmu otomatis berubah menjadi pekerja atau buruh perusahaan tersebut, bukan lagi peserta magang. Pasal 23 menegaskan kamu berhak atas pengakuan kualifikasi kompetensi kerja dari perusahaan atau lembaga sertifikasi setelah menyelesaikan program. Ketiganya berlaku untuk semua jalur, termasuk magang mandiri yang kamu cari sendiri tanpa lewat program pemerintah mana pun.

DATA RESMI Bunyi pasal soal perjanjian tertulis. "Pemagangan yang diselenggarakan tidak melalui perjanjian pemagangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dianggap tidak sah dan status peserta berubah menjadi pekerja/buruh perusahaan yang bersangkutan." Ini bunyi Pasal 22 ayat (3) UU No. 13 Tahun 2003. Kalau perusahaan tempat kamu magang tidak pernah menyodorkan perjanjian pemagangan tertulis, secara hukum kamu berhak menuntut hak sebagai pekerja, bukan sekadar peserta magang tanpa perlindungan.

Tiga ragam program yang dinaungi Kemnaker

Ini bagian yang paling sering bikin bingung karena ketiganya sama-sama disebut "magang Kemnaker" di percakapan sehari-hari, padahal penyelenggara, syarat, dan siapa yang membayar uang sakunya jauh berbeda.

Perbandingan tiga jalur magang yang dinaungi Kemnaker
ProgramPenyelenggaraPesertaDurasiUang saku
Pemagangan dalam negeri (swasta)Perusahaan swasta, diawasi Dinas Tenaga Kerja setempatPelajar, mahasiswa, atau pencari kerja sesuai syarat perusahaanSesuai perjanjian pemagangan, umumnya hitungan bulanDitentukan dalam perjanjian pemagangan tertulis, bukan angka baku nasional
Program Pemagangan Nasional (MagangHub)Kemnaker, dibiayai APBNLulusan D3/S1/pendidikan profesi, maksimal 1 tahun sejak lulus6 bulanSetara UMK lokasi penempatan, dibayar pemerintah
Pemagangan luar negeri (contoh: IM Japan)Kemnaker bersama asosiasi penyelenggara pemagangan luar negeriPria, syarat usia dan fisik khusus sesuai negara tujuan3 tahun, dapat diperpanjang sampai 5 tahunMulai sekitar ¥100.000-105.000 per bulan di tahun pertama, naik tiap tahun
Diagram tiga ikon yang mewakili tiga jalur magang Kemnaker: gedung perusahaan untuk pemagangan dalam negeri, sertifikat untuk Program Pemagangan Nasional, dan pesawat untuk pemagangan luar negeri
Tiga jalur ini sama-sama berpayung aturan Kemnaker, tapi penyelenggara dan sumber uang sakunya berbeda

Pemagangan dalam negeri adalah jalur paling umum dan paling dekat dengan pengertian "magang" sehari-hari. Kamu melamar langsung ke perusahaan, lalu perusahaan yang memenuhi syarat sebagai penyelenggara pemagangan (punya program terstruktur, ada pembimbing, dan mendaftarkan perjanjian pemagangan ke Dinas Tenaga Kerja setempat) menerimamu sesuai Permenaker No. 6/2020. Uang saku dan fasilitas ditentukan lewat negosiasi dan dituangkan dalam perjanjian, bukan angka tetap dari pemerintah. Jalur inilah yang paling sering dijalani mahasiswa magang kampus atau lulusan SMK.

Program Pemagangan Nasional lewat MagangHub ditujukan khusus untuk lulusan baru dan sepenuhnya dibiayai pemerintah. Target tahun 2026 adalah 150.000 peserta yang dibagi dalam tiga batch pendaftaran, ditujukan untuk lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dari kampus yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan masa kelulusan maksimal satu tahun saat mendaftar. Uang saku setara Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) lokasi penempatan dibayarkan langsung oleh pemerintah, bukan oleh perusahaan penyelenggara, dan proses pendaftarannya 100 persen daring lewat akun SIAPKerja lalu masuk ke maganghub.kemnaker.go.id. Setelah menyelesaikan enam bulan program, peserta berkesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini enam bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi, karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tau-tau tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan.- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, saat meninjau program magang di PT Dirgantara Indonesia, 5 Maret 2026

Sebagai gambaran konkret, PT Dirgantara Indonesia tercatat menerima 134 peserta magang nasional sepanjang 2025, terdiri dari 86 pria dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan, sebagian bahkan terlibat langsung dalam proses perakitan pesawat. Ini bukan sekadar magang formalitas; beberapa perusahaan strategis memang menempatkan peserta magang nasional di pekerjaan inti mereka, meski kualitas penempatan tetap bergantung pada perusahaan mitra masing-masing.

Pemagangan luar negeri, dengan program IM Japan sebagai contoh paling mapan, adalah jalur paling ketat syaratnya sekaligus paling panjang durasinya. Program ini khusus untuk peserta pria, dengan syarat usia minimal 18 tahun (SMK) atau 18 tahun 6 bulan (SMA) sampai maksimal 26 tahun saat tes seleksi, tidak buta warna, dan tidak bertato atau bertindik. Durasinya 3 tahun dan bisa diperpanjang sampai 5 tahun, terbagi jadi masa pelatihan awal (Jisshusei) di bulan pertama, evaluasi kompetensi sampai akhir tahun pertama, lalu masa kerja teknis penuh yang dilindungi undang-undang perburuhan Jepang. Selain uang saku bulanan yang naik tiap tahun, peserta juga mendapat tunjangan Dana Usaha Mandiri sebesar ¥500.000 sampai ¥900.000 menjelang pulang, sebagai modal usaha di Indonesia.

Hak dan kewajiban peserta magang menurut aturan Kemnaker

Terlepas dari jalur mana yang kamu ikuti, UU Ketenagakerjaan memberi hak dasar yang sama ke semua peserta magang. Yang jarang dibahas: hak-hak ini berlaku otomatis begitu ada hubungan pemagangan, bukan hak yang harus "diminta" perusahaan untuk diberikan.

  • Perjanjian pemagangan tertulis antara peserta dan pengusaha, memuat sekurang-kurangnya hak, kewajiban, dan jangka waktu pemagangan. Tanpa ini, statusmu sah demi hukum berubah menjadi pekerja/buruh, bukan peserta magang.
  • Pengakuan kompetensi kerja setelah menyelesaikan program, baik dari perusahaan tempat magang maupun lembaga sertifikasi. Untuk peserta MagangHub, ini berbentuk kesempatan uji sertifikasi BNSP.
  • Perlindungan saat magang di luar negeri, termasuk hak menjalankan ibadah dan perlindungan kesejahteraan, karena penyelenggaraan pemagangan luar negeri wajib memperhatikan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  • Izin resmi untuk pemagangan luar negeri. Penyelenggara wajib mendapat izin dari Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk, dan harus berbentuk badan hukum Indonesia. Kalau ada tawaran magang ke luar negeri tanpa jejak izin ini, itu sinyal bahaya.
  • Uang saku sesuai kesepakatan untuk jalur dalam negeri, atau angka tetap yang sudah ditentukan pemerintah untuk jalur MagangHub dan IM Japan.
Ilustrasi dokumen perjanjian dengan tanda tangan dan jabat tangan, melambangkan perjanjian pemagangan tertulis yang wajib dimiliki peserta magang
Perjanjian pemagangan tertulis bukan formalitas administratif, tapi syarat sah yang menentukan status hukummu

Kalau kamu sedang magang dan belum pernah melihat dokumen perjanjian pemagangan, ini pertanyaan yang layak diajukan ke bagian HR, bukan sesuatu yang perlu disungkani. Perusahaan yang serius menyelenggarakan pemagangan biasanya justru senang menunjukkannya, karena dokumen itu juga melindungi mereka dari tuduhan mempekerjakan tanpa hubungan kerja yang jelas.

Cara memilih dan mendaftar sesuai profilmu

Jalur yang tepat tergantung status dan tujuanmu, bukan sekadar mana yang paling populer di pencarian Google.

Cara cepat memilih jalur. Masih kuliah atau baru lulus lebih dari setahun lalu? Cari langsung ke perusahaan lewat jalur pemagangan dalam negeri. Lulusan D3/S1/profesi dalam satu tahun terakhir dan ingin uang saku pasti setara UMK? MagangHub adalah pilihan paling masuk akal. Tertarik bekerja sambil belajar keahlian teknis di luar negeri dan memenuhi syarat usia serta fisiknya? Pemagangan luar negeri seperti IM Japan layak dipertimbangkan, tapi siapkan waktu minimal 3 tahun.
  1. Untuk MagangHub: buat akun di SIAPKerja memakai NIK, email, dan nomor HP, lalu verifikasi OTP.
  2. Login ke maganghub.kemnaker.go.id memakai akun SIAPKerja yang sama.
  3. Lengkapi profil dan unggah dokumen yang diminta: KTP, ijazah (bukan surat keterangan lulus), dan transkrip nilai.
  4. Pilih lowongan magang yang sesuai minat dan latar belakang pendidikan, lalu tunggu proses seleksi dari perusahaan mitra.
  5. Kalau lolos, tanda tangani perjanjian pemagangan sebelum program dimulai. Simpan salinannya.

Sebagai gambaran pola jadwalnya, pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 tahun 2026 dibuka sampai 28 Juli 2026, dilanjutkan seleksi sampai 5 Agustus, pengumuman hasil 7 Agustus, dan program mulai 10 Agustus 2026. Jadwal persis tiap batch berubah-ubah, jadi selalu cek kalender resmi di platform, bukan mengandalkan tanggal dari artikel mana pun termasuk ini.

Untuk pemagangan dalam negeri di perusahaan swasta, tidak ada portal terpusat karena jalurnya langsung ke perusahaan. Cari lowongan magang lewat halaman lowongan kerja, lalu saat wawancara tanyakan langsung apakah perusahaan menyediakan perjanjian pemagangan tertulis dan apakah statusnya terdaftar di Dinas Tenaga Kerja. Siapkan CV yang menonjolkan proyek dan keterampilan relevan, karena perusahaan swasta biasanya menyeleksi berdasarkan kecocokan kebutuhan tim, bukan sekadar kelengkapan berkas.

Untuk pemagangan luar negeri, pendaftaran dilakukan lewat portal resmi seperti jepang.magangln.id, dengan proses seleksi bertahap mulai dari administrasi, tes matematika, tes kesamaptaan fisik, wawancara, pemeriksaan kesehatan, sampai tes bahasa Jepang, diikuti pelatihan pra-keberangkatan. Karena syaratnya ketat dan prosesnya panjang, jalur ini paling cocok untuk kamu yang memang berencana jangka panjang, bukan solusi cepat cari pengalaman kerja.

Ciri magang Kemnaker asli dan cara menghindari modus penipuan

Popularitas istilah "magang Kemnaker" bikin nama ini sering dipakai untuk menipu pencari kerja, terutama lewat pesan berantai yang mengaku dari program pemerintah. Beberapa ciri yang bisa kamu pakai untuk memverifikasi keasliannya.

Program resmi tidak pernah memungut biaya pendaftaran. Pendaftaran Program Pemagangan Nasional lewat MagangHub bersifat 100 persen daring dan gratis. Kalau ada pihak yang meminta transfer uang dengan dalih biaya pendaftaran, biaya administrasi, atau "uang jaminan diterima", itu bukan prosedur resmi, siapa pun yang mengklaimnya.
  • Selalu verifikasi lewat domain resmi. Portal Kemnaker berakhiran `.kemnaker.go.id`, seperti maganghub.kemnaker.go.id. Waspadai domain mirip yang menambahkan angka atau kata acak.
  • Cek izin untuk program luar negeri. Sesuai Pasal 25 UU Ketenagakerjaan, penyelenggara pemagangan luar negeri wajib mendapat izin Menteri dan berbentuk badan hukum Indonesia. Minta bukti izin ini kalau ragu.
  • Perjanjian pemagangan tertulis adalah hak, bukan formalitas. Kalau perusahaan menolak memberikannya, tanyakan alasannya secara langsung sebelum menerima tawaran.
  • Jangan pernah memberikan PIN, OTP, atau kata sandi akun perbankan kepada siapa pun yang mengaku dari pihak penyelenggara magang, dengan alasan apa pun.
  • Waspadai iming-iming "jalur cepat" atau "kuota khusus" yang meminta imbalan. Seleksi program magang Kemnaker berjalan lewat sistem, bukan lobi personal berbayar.
Ilustrasi perisai dengan tanda centang berhadapan dengan tangan yang menawarkan uang, melambangkan kewaspadaan terhadap modus penipuan magang berbayar
Program magang Kemnaker yang resmi tidak pernah meminta bayaran untuk mempercepat proses penerimaan

Bedanya magang Kemnaker dengan MSIB Kampus Merdeka dan magang BUMN

Karena namanya sama-sama menyebut lembaga pemerintah, magang Kemnaker sering disandingkan dengan program magang kementerian lain. Perbedaannya ada di penyelenggara dan sasaran peserta, bukan soal mana yang "lebih resmi". Program magang bersertifikat lewat Kampus Merdeka diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ditujukan untuk mahasiswa aktif yang masih kuliah dan bisa mengonversi hasil magangnya jadi satuan kredit semester, sesuatu yang tidak berlaku di jalur Kemnaker karena sasarannya justru lulusan yang sudah tidak berstatus mahasiswa aktif. Sementara program magang di lingkungan BUMN dikelola masing-masing perusahaan pelat merah dengan kebijakan dan tunjangan yang berbeda-beda antar perusahaan, tidak mengikuti satu skema nasional seragam seperti MagangHub.

Yang jarang dibahas: ketiganya sebenarnya tidak saling menggantikan, tapi saling melengkapi tahapan karier yang berbeda. Kalau kamu masih aktif kuliah dan butuh konversi SKS, program magang kampus lebih relevan. Begitu lulus dan butuh pengalaman kerja formal dengan kepastian uang saku dari pemerintah, MagangHub jadi opsi paling langsung. Menimbang ketiganya berdasarkan status akademikmu saat ini akan lebih membantu daripada mencari mana yang "paling bergengsi".

Kalau setelah magang kamu mulai memikirkan langkah selanjutnya, susun ulang CV untuk mencerminkan pengalaman magang sebagai bukti kerja nyata, cek acuan gaji per profesi supaya ekspektasimu masuk akal, dan pantau lowongan kerja yang sesuai bidang yang baru kamu kuasai. Kalau kamu masih ragu antara mendaftar magang atau langsung melamar kerja penuh waktu, tim kami bisa membantu lewat konsultasi singkat via WhatsApp.

Sumber

Setiap angka di artikel ini dapat Anda telusuri ke sumber resmi berikut.

  1. UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Pasal 1 angka 11 dan Pasal 21-29 tentang pemagangan) - Database Peraturan JDIH BPK RI, 25 Maret 2003
  2. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri - Kementerian Ketenagakerjaan RI (Database Peraturan JDIH BPK RI), 9 April 2020
  3. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi - Kementerian Ketenagakerjaan RI (Database Peraturan JDIH BPK RI), 29 September 2025
  4. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 8 Tahun 2025 - Kementerian Ketenagakerjaan RI (Database Peraturan JDIH BPK RI)
  5. Program Pemagangan Nasional: syarat, durasi, dan pertanyaan yang sering ditanyakan - Kementerian Ketenagakerjaan RI
  6. Portal resmi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (MagangHub) - Kementerian Ketenagakerjaan RI
  7. Program Magang IM Japan: definisi, durasi, dan tunjangan pemagangan luar negeri - Portal IM Japan Indonesia
  8. Menaker: Program Magang Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Baru - Kementerian Ketenagakerjaan RI, 5 Maret 2026
  9. Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026 - Kementerian Ketenagakerjaan RI, 22 Juli 2026
Pertanyaan umum

FAQ

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul.

Magang Kemnaker itu apa, sebenarnya satu program atau banyak?

Bukan satu program. Magang Kemnaker adalah istilah payung untuk semua jalur pemagangan yang diatur, diawasi, atau didanai Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu pemagangan dalam negeri di perusahaan swasta, Program Pemagangan Nasional lewat MagangHub, dan pemagangan luar negeri seperti IM Japan.

Apakah mendaftar magang Kemnaker berbayar?

Pendaftaran Program Pemagangan Nasional lewat MagangHub bersifat 100 persen daring dan gratis, uang sakunya justru dibayar pemerintah ke peserta. Kalau ada pihak meminta biaya pendaftaran atau uang jaminan diterima, itu bukan prosedur resmi.

Berapa lama durasi magang Kemnaker?

Tergantung jalurnya. Program Pemagangan Nasional MagangHub berlangsung 6 bulan penuh. Pemagangan dalam negeri di perusahaan swasta durasinya mengikuti perjanjian pemagangan, biasanya hitungan bulan. Pemagangan luar negeri seperti IM Japan berlangsung 3 tahun dan bisa diperpanjang sampai 5 tahun.

Siapa yang bisa mendaftar Program Pemagangan Nasional (MagangHub)?

Warga Negara Indonesia lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dari kampus yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan masa kelulusan maksimal 1 tahun saat mendaftar. Mahasiswa aktif yang belum lulus tidak bisa mendaftar, dan setiap orang hanya boleh mengikuti program ini satu kali.

Apa bedanya magang Kemnaker dengan magang biasa yang dicari sendiri ke perusahaan?

Secara hukum, keduanya sama-sama tunduk pada UU Ketenagakerjaan Pasal 21-29 tentang pemagangan, termasuk kewajiban perjanjian tertulis. Bedanya, magang mandiri ke perusahaan swasta uang sakunya ditentukan lewat negosiasi dengan perusahaan, sementara magang lewat MagangHub uang sakunya sudah ditetapkan setara UMK dan dibayar pemerintah.

Apakah ikut magang Kemnaker menjamin langsung dapat kerja setelahnya?

Tidak ada jaminan otomatis, tapi peluangnya nyata. Banyak perusahaan mitra MagangHub merekrut peserta berprestasi jadi karyawan tetap karena sudah mengenal kemampuannya selama enam bulan, seperti yang dilakukan sejumlah perusahaan strategis. Keputusan akhir tetap di tangan perusahaan berdasarkan performa peserta.

Bagaimana cara memastikan tawaran magang itu benar-benar dari Kemnaker?

Cek lewat domain resmi berakhiran kemnaker.go.id, jangan pernah transfer uang untuk mempercepat proses, dan untuk program luar negeri pastikan penyelenggaranya punya izin resmi dari Menteri Ketenagakerjaan sesuai Pasal 25 UU Ketenagakerjaan. Kalau ragu, hubungi call center resmi Kemnaker, bukan nomor yang dikirim lewat pesan berantai.

Apakah magang Kemnaker sama dengan Kartu Prakerja?

Beda. Magang Kemnaker adalah penempatan kerja langsung di perusahaan untuk membangun pengalaman dan kompetensi lewat praktik nyata. Kartu Prakerja adalah program pelatihan singkat plus insentif yang tidak melibatkan penempatan kerja di perusahaan. Keduanya bisa saling melengkapi, tapi mekanismenya berbeda total.

Terkait

Artikel lain yang mungkin berguna

Lanjutkan membaca topik yang berdekatan.

Magang Hub Kemnaker: Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal 2026

Magang Hub Kemnaker adalah MagangHub, program magang resmi Kemnaker untuk lulusan PT. Gratis, enam bulan, uang saku setara UMK, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca artikel
Magang

Magang Hub: Cara Mencari Program dan Melamar dengan Aman

Magang Hub adalah istilah yang dipakai pencari kerja untuk menemukan pusat informasi program magang.

Baca artikel
Magang

Contoh CV Lamaran Kerja: Struktur Lengkap dan Cara Menulisnya

Contoh CV lamaran kerja lengkap: struktur ATS-friendly, contoh ringkasan profil dan pengalaman kerja, plus kesalahan yang wajib dihindari sebelum dikirim.

Baca artikel
CV
Butuh bantuan lebih lanjut?

Masih ada yang mengganjal soal magang?

Kirim pertanyaan Anda. Kami bantu jawab dengan acuan data resmi, bukan tebakan.

Tanya via WhatsApp
← Kembali ke semua artikel