Surat Panggilan Interview: Contoh, Isi Wajib, dan Cara Memastikan Keasliannya
Oleh Redaksi Karir Pintar27 Juli 2026

Surat panggilan interview adalah pemberitahuan resmi dari perusahaan bahwa lamaranmu lolos seleksi berkas dan kamu diundang ke tahap wawancara. Isinya minimal memuat lima hal: identitas perusahaan yang jelas, posisi yang kamu lamar, waktu lengkap berupa hari, tanggal, dan jam, lokasi atau tautan pertemuan, serta nama dan kontak pengirim yang bisa kamu verifikasi. Bentuknya sekarang jarang berupa surat fisik berkop; mayoritas datang lewat email atau WhatsApp. Yang paling perlu kamu waspadai bukan formatnya, melainkan keasliannya, karena surat panggilan palsu adalah modus penipuan nyata yang berkali-kali didokumentasikan aparat. Patokan paling sederhana datang dari Kemnaker: perusahaan yang sah tidak pernah meminta uang dari pelamar, dengan alasan apa pun. Artikel ini membedah isi surat panggilan interview, memberi contoh lengkap untuk email dan WhatsApp, dan menunjukkan cara memastikan surat yang kamu terima benar-benar asli.
Daftar isi
- Apa itu surat panggilan interview dan bentuknya sekarang
- Unsur yang wajib ada di surat panggilan yang sah
- Contoh surat panggilan interview lewat email dan WhatsApp
- Contoh surat panggilan interview via email
- Contoh surat panggilan interview via WhatsApp
- Cara memastikan surat panggilan interview itu asli
- Kalau surat panggilan yang kamu terima mencurigakan
- Yang perlu disiapkan setelah surat panggilan dipastikan asli
Apa itu surat panggilan interview dan bentuknya sekarang
Surat panggilan interview adalah dokumen atau pesan resmi yang dikirim perusahaan untuk memberitahu bahwa lamaranmu lolos seleksi administrasi, sekaligus mengundangmu ke tahap wawancara. Fungsinya sederhana: menyampaikan siapa yang dipanggil, untuk posisi apa, kapan, di mana, dan apa yang perlu dibawa. Semua yang di luar lima hal itu sebenarnya pelengkap. Nama lain yang sering kamu temui adalah undangan interview, panggilan wawancara, atau invitation letter, dan semuanya merujuk pada hal yang sama.
Banyak yang mengira surat panggilan yang sah harus berupa berkas PDF berkop resmi, lengkap dengan nomor surat, stempel, dan tanda tangan. Anggapan itu ketinggalan zaman, dan ironisnya justru berbahaya. Sebagian besar perusahaan sekarang memanggil kandidat lewat email biasa atau pesan WhatsApp dari staf rekrutmen, tanpa lampiran apa pun. Surat panggilan tanpa kop bukan berarti palsu. Sebaliknya, surat berkop lengkap dengan stempel yang terlihat meyakinkan juga bukan jaminan asli, karena kop dan logo justru bagian yang paling mudah ditiru. Kepolisian lewat Tribratanews Polri pernah mengangkat kasus surat panggilan tes kerja yang mengatasnamakan sebuah BUMN besar, disusun rapi lengkap dengan lampiran daftar peserta, dan tetap saja itu penipuan.
Cara membaca surat panggilan yang benar karenanya bukan menilai seberapa resmi tampilannya, melainkan memeriksa apakah isinya lengkap dan bisa diverifikasi lewat kanal yang kamu cari sendiri. Kanalnya menentukan apa yang perlu kamu periksa lebih dulu.
| Kanal | Kondisi saat ini | Yang wajib kamu cek pertama |
|---|---|---|
| Paling umum untuk posisi kantoran dan perusahaan menengah ke atas | Domain pengirim setelah tanda @, bukan nama tampilannya | |
| Sangat umum, termasuk untuk ritel, pabrik, dan UMKM | Apakah nomornya akun bisnis, dan apakah nama perusahaannya cocok | |
| Telepon | Umum untuk konfirmasi cepat, sering menyusul email atau WhatsApp | Minta detail dikirim tertulis sebelum kamu menyanggupi apa pun |
| Portal rekrutmen atau job platform | Umum untuk perusahaan besar yang punya sistem rekrutmen sendiri | Apakah notifikasinya muncul saat kamu login sendiri ke portal resmi |
| Surat fisik lewat pos | Makin langka, hampir tidak dipakai perusahaan swasta | Justru perlu kecurigaan ekstra, terutama kalau kamu tidak pernah melamar |
Baris terakhir perlu digarisbawahi. Jujur saja, surat panggilan fisik yang tiba-tiba datang lewat pos sekarang lebih patut dicurigai daripada dipercaya, apalagi kalau kamu tidak merasa pernah melamar ke sana. Perusahaan sungguhan butuh kecepatan, dan surat kertas adalah cara paling lambat untuk itu.
Unsur yang wajib ada di surat panggilan yang sah
Apa pun kanalnya, surat panggilan interview yang sah selalu menjawab pertanyaan dasar tanpa membuatmu menebak. Kalau setelah membaca kamu masih bingung soal posisi, waktu, atau tempat, itu bukan kesalahanmu sebagai pembaca, melainkan tanda suratnya memang tidak layak. Berikut unsur yang sebaiknya ada, diurutkan dari yang paling menentukan.
- Identitas perusahaan yang jelas dan bisa dicari. Nama lengkap perusahaan, bukan sekadar inisial atau sebutan seperti "perusahaan ternama". Kamu harus bisa mengetik nama itu di mesin pencari dan menemukan situs resminya.
- Nama kamu dan posisi yang dilamar. Surat yang sah menyapa kamu secara spesifik dan menyebut posisi yang benar. Sapaan massal seperti "Kepada calon karyawan" tanpa nama adalah tanda pertama bahwa pesan itu disebar, bukan ditujukan.
- Waktu yang lengkap. Hari, tanggal, dan jam, termasuk zona waktu kalau interviewnya daring. Menyebut "minggu depan" atau "secepatnya" saja tidak cukup.
- Lokasi atau tautan pertemuan. Alamat kantor yang lengkap sampai lantai atau ruangan, atau tautan pertemuan daring beserta nama platformnya. Alamat yang cuma menyebut nama kota adalah lubang besar.
- Nama, jabatan, dan kontak pengirim. Ada manusia yang bertanggung jawab atas surat itu dan bisa kamu hubungi balik. Pengirim anonim tanpa nama adalah anomali.
- Format dan perkiraan durasi interview. Apakah wawancara langsung, daring, tes tertulis, atau rekrutmen massal. Ini menentukan persiapanmu, dan perusahaan yang rapi biasanya menyebutkannya.
- Dokumen yang perlu dibawa. Umumnya CV, fotokopi ijazah, kartu identitas, atau portofolio. Perhatikan kata kuncinya: dibawa saat interview, bukan dikirim duluan lewat pesan.
Yang jarang dibahas: unsur nomor tujuh adalah tempat jebakan paling sering diselipkan. Permintaan membawa fotokopi KTP ke lokasi interview itu wajar dan lazim. Permintaan mengirim foto KTP, foto buku tabungan, atau nomor rekening lewat WhatsApp sebelum kamu bertemu siapa pun adalah hal yang sepenuhnya berbeda. Kemnaker menyebut phishing data seperti nomor KTP dan nomor rekening sebagai salah satu modus penipuan lowongan kerja, dan menegaskan perusahaan sah tidak meminta informasi sensitif sebelum wawancara atau verifikasi.

Contoh surat panggilan interview lewat email dan WhatsApp
Dua contoh di bawah adalah rekaan redaksi untuk ilustrasi. Nama perusahaan, pengirim, alamat, dan tanggalnya sengaja kami buat generik, jadi jangan mencari PT Maju Bersama di internet. Pakai keduanya sebagai pembanding: kalau surat yang kamu terima jauh lebih miskin informasi daripada ini, kamu punya alasan untuk bertanya sebelum datang.
Contoh surat panggilan interview via email
Perhatikan bahwa contoh ini menyebut posisi, waktu lengkap, alamat sampai lantai, nama dan jabatan pengirim, serta menegaskan tidak ada pungutan biaya. Banyak perusahaan yang rapi memang mencantumkan penegasan terakhir itu secara sukarela.
Subjek: Undangan Interview Posisi Staff Marketing - [Nama Lengkap Pelamar]
Yth. Saudara/i [Nama Lengkap Pelamar],
Terima kasih atas ketertarikan Anda untuk bergabung dengan PT Maju Bersama. Setelah menelaah berkas lamaran Anda untuk posisi Staff Marketing, kami mengundang Anda untuk mengikuti tahap wawancara dengan detail sebagai berikut:
- Hari, tanggal: Senin, 3 Agustus 2026
- Waktu: Pukul 10.00 WIB, mohon hadir 15 menit lebih awal
- Tempat: Kantor PT Maju Bersama, Jl. Contoh Raya No. 10, Lantai 3, Ruang Meeting B
- Format: Wawancara tatap muka bersama tim HRD dan user, perkiraan durasi 45 menit
- Dokumen yang dibawa: CV terbaru, fotokopi KTP, dan fotokopi ijazah terakhir
Mohon konfirmasi kehadiran Anda dengan membalas email ini paling lambat Jumat, 31 Juli 2026. Proses rekrutmen di PT Maju Bersama tidak memungut biaya apa pun dalam bentuk apa pun. Apabila ada pertanyaan, Anda dapat menghubungi saya di nomor telepon kantor yang tercantum di bawah.
Hormat kami, [Nama Pengirim], Recruitment Officer PT Maju Bersama, rekrutmen@majubersama.co.id
Contoh surat panggilan interview via WhatsApp
Versi WhatsApp jauh lebih pendek, dan itu normal. Yang tidak boleh hilang tetap sama: identitas perusahaan, posisi, waktu, tempat, dan nama pengirim. Perhatikan juga bahwa perekrut sungguhan memperkenalkan dirinya lebih dulu, karena dia tahu nomornya asing bagi kamu.
Selamat pagi, Saudara/i [Nama Lengkap Pelamar]. Perkenalkan, saya [Nama Pengirim] dari tim rekrutmen PT Maju Bersama. Berdasarkan lamaran Anda untuk posisi Staff Marketing, kami mengundang Anda untuk mengikuti wawancara pada:
- Hari, tanggal: Senin, 3 Agustus 2026
- Pukul: 10.00 WIB
- Lokasi: Kantor PT Maju Bersama, Jl. Contoh Raya No. 10, Lantai 3
- Dokumen: CV terbaru dan fotokopi KTP, dibawa saat wawancara
Mohon konfirmasi ketersediaan Anda melalui pesan ini. Perlu kami sampaikan bahwa seluruh proses rekrutmen kami tidak dipungut biaya. Terima kasih. [Nama Pengirim], Recruitment Officer PT Maju Bersama.
Kalau panggilan datang lewat telepon, perlakukan percakapan itu sebagai pemberitahuan awal, bukan surat panggilan. Catat nama penelepon, jabatannya, nama perusahaan, dan posisinya, lalu minta detail jadwal dikirim tertulis. Perekrut sungguhan tidak akan keberatan, karena mereka pun butuh jejak tertulis. Setelah suratnya kamu terima dan yakin asli, langkah berikutnya tinggal mengonfirmasi kehadiran, dan itu kami bahas terpisah di panduan cara membalas panggilan interview.
Cara memastikan surat panggilan interview itu asli
Inilah bagian yang paling menentukan, dan yang paling sering dilewatkan karena orang keburu senang. Penipuan berkedok panggilan kerja justru menyasar orang yang sedang paling berharap. Kemnaker lewat majalah SENTA menjelaskan bahwa penipuan lowongan kerja umumnya bertujuan mengambil uang, data pribadi, atau keduanya, dengan modus mulai dari meminta biaya administrasi, phishing data KTP dan rekening, sampai pekerjaan fiktif yang ternyata tidak ada wujudnya.
Aturan itu punya konsekuensi praktis yang menyenangkan: kamu tidak perlu menjadi ahli forensik dokumen. Satu pertanyaan sudah menyaring mayoritas penipuan, yaitu apakah pada titik mana pun kamu diminta mengeluarkan uang.
Jangan pernah memberikan apapun untuk mendapatkan pekerjaan. Jika dipaksa untuk membayar, segera laporkan ke pihak berwenang atau kanal pelaporan Kemnaker.- Anwar Sanusi, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, dimuat Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang
Modus yang paling sering menempel pada surat panggilan palsu adalah biaya perjalanan. Polanya khas: kamu dipanggil ke kota lain secara tiba-tiba, lalu diminta memesan tiket dan penginapan lewat agen travel tertentu yang sudah mereka tunjuk, dengan janji semuanya akan diganti setelah kamu sampai. Uang itu tidak pernah kembali, dan agen travelnya bagian dari komplotan. Dalam kasus surat panggilan palsu bernama BUMN yang diangkat Polri, peserta memang diminta membayar untuk akomodasi, konsumsi, dan transportasi.
Untuk panggilan kerja ke luar negeri, naikkan lagi kewaspadaannya. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan mengimbau masyarakat mengenali ciri lowongan palsu seperti akun tidak resmi, persyaratan terlalu mudah, iming-iming gaji tinggi, permintaan data pribadi dan biaya pendaftaran, serta penggunaan visa wisata, dan menegaskan penempatan pekerja migran hanya boleh lewat lembaga resmi yang berizin.
Berikut pemeriksaan konkret yang bisa kamu lakukan dalam lima menit, berdasarkan apa yang tertulis di surat itu sendiri. Kalau satu baris saja jatuh di kolom kanan, tahan dulu sebelum membalas atau datang.
| Yang kamu periksa di surat | Surat asli | Surat penipuan |
|---|---|---|
| Domain email pengirim | Berdomain perusahaan, misalnya rekrutmen@namaperusahaan.co.id | Gmail, Yahoo, atau domain mirip yang salah satu huruf |
| Cara menyapa | Menyebut namamu dan posisi yang benar-benar kamu lamar | Sapaan massal tanpa nama, atau posisi yang tidak pernah kamu lamar |
| Permintaan uang | Tidak ada, sering justru ditegaskan bahwa rekrutmen bebas biaya | Ada biaya tiket, akomodasi, training, seragam, atau administrasi |
| Pemesanan tiket dan hotel | Tidak diatur perusahaan, atau ditanggung penuh tanpa uangmu | Wajib lewat agen travel tertentu, dijanjikan diganti setelah tiba |
| Lokasi wawancara | Kantor beralamat jelas atau tautan pertemuan daring resmi | Kafe, apartemen, alamat samar, atau kota lain secara mendadak |
| Data yang diminta di awal | Dokumen dibawa saat wawancara | Foto KTP, nomor rekening, atau kode OTP dikirim lewat pesan |
| Kontak yang tercantum | Nama, jabatan, dan nomor kantor atau email resmi | Nama perusahaan besar tetapi kontaknya nomor pribadi saja |
| Lampiran | Seperlunya, dan hanya berisi informasi tentang kamu | Daftar panjang nama peserta lain lengkap dengan datanya |
| Nada dan tenggat | Kamu diberi waktu wajar untuk mengonfirmasi | Mendesak agar segera transfer atau kirim data hari itu juga |
Baris tentang lampiran layak dijelaskan, karena terdengar sepele padahal menentukan. Surat penipuan sering melampirkan daftar puluhan nama peserta lain, seolah itu bukti rekrutmennya besar dan serius. Efeknya justru sebaliknya. Kalau kamu bisa membaca nama dan nomor telepon puluhan pelamar lain di lampiran, kamu sedang memegang bukti bahwa pengirimnya tidak menghormati data pribadi siapa pun, termasuk milikmu.

Kalau surat panggilan yang kamu terima mencurigakan
Menemukan tanda bahaya bukan akhir dunia, dan kamu tidak perlu merasa bodoh karena hampir tertipu. Surat panggilan palsu memang dirancang meyakinkan, itulah sebabnya kasusnya berulang bertahun-tahun. Yang penting adalah urutan tindakanmu setelahnya.
- Berhenti dulu, jangan balas dengan data apa pun. Tidak membalas jauh lebih aman daripada membalas sekadar untuk memastikan. Penipu membaca balasan apa pun sebagai tanda nomormu aktif.
- Jangan transfer, apa pun janjinya. Tidak ada penggantian biaya yang menunggumu. Ini titik yang tidak bisa ditawar.
- Verifikasi lewat kanal resmi perusahaan. Cari sendiri situs resminya, hubungi nomor di sana, dan tanyakan. Cek juga apakah mereka pernah merilis klarifikasi soal rekrutmen palsu yang mengatasnamakan mereka.
- Simpan buktinya. Tangkapan layar percakapan, berkas surat, nomor pengirim, alamat email, dan nomor rekening yang diminta.
- Laporkan. Kemnaker menyarankan korban segera melapor ke pihak berwenang. Laporan ke instansi pemerintah bisa lewat SP4N-LAPOR!, kanal pengaduan resmi nasional.
- Kalau terlanjur mengirim uang atau data rekening, hubungi bank secepatnya. Kemnaker menyebut langkah ini untuk memblokir transaksi yang tidak sah. Kecepatan sangat menentukan.
Pencegahan jangka panjangnya sederhana: perkecil pintu masuknya. Melamar lewat kanal yang jelas jejaknya membuat kamu bisa mencocokkan setiap panggilan yang masuk dengan lamaran yang benar-benar kamu kirim. Kemnaker menyediakan Karirhub sebagai layanan lowongan kerja resmi pemerintah, dan kamu juga bisa memakai daftar lowongan kerja Karir Pintar sebagai titik awal. Kebiasaan kecil ini punya efek besar: begitu ada surat panggilan untuk posisi yang tidak pernah kamu lamar, kamu langsung tahu ada yang salah tanpa perlu berdebat dengan harapanmu sendiri.
Yang perlu disiapkan setelah surat panggilan dipastikan asli
Setelah keasliannya jelas, surat panggilan berubah fungsi. Dari sesuatu yang perlu kamu curigai, ia menjadi lembar instruksi persiapan. Baca ulang sekali lagi dengan mata berbeda, dan tandai empat hal: posisi yang disebut, format wawancara, dokumen yang diminta, dan siapa yang akan menemuimu. Empat hal itu menentukan seluruh persiapanmu, dan semuanya sudah tertulis di sana.
- Konfirmasi kehadiran di hari yang sama. Balas di kanal tempat undangan datang, ulangi detail jadwalnya, dan nyatakan kesediaan dengan tegas. Contohnya ada di panduan membalas undangan interview.
- Pahami kamu ada di tahap mana. Wawancara dengan user berbeda persiapannya dari wawancara HRD. Kenali dulu tahapan interview supaya kamu tidak menyiapkan jawaban untuk babak yang keliru.
- Cek apakah ini rekrutmen massal. Kalau suratnya mengundang banyak orang di hari yang sama tanpa jam spesifik per orang, kemungkinan besar itu walk in interview yang aturan mainnya berbeda.
- Siapkan dokumen persis seperti yang diminta. Kalau surat meminta CV terbaru, pastikan versi yang kamu bawa sama dengan yang kamu kirim saat melamar. Perbarui lewat panduan CV kalau perlu.
- Tentukan pakaian dan rute sehari sebelumnya. Cek lokasi di peta, hitung waktu tempuh di jam yang sama, lalu sesuaikan pakaian interview dengan jenis perusahaannya.
Satu kebiasaan terakhir yang jarang dilakukan tetapi sangat membantu: simpan surat panggilannya, jangan dihapus setelah wawancara selesai. Kalau kamu melamar ke banyak tempat sekaligus, arsip itu menjadi catatan siapa memanggil untuk posisi apa dan kapan, sehingga kamu tidak salah menyebut perusahaan saat ditelepon menyusul. Kalau kamu ingin membicarakan langkah karirmu lebih jauh, kamu juga bisa berkonsultasi bersama tim kami.
Baca juga
Sumber
Setiap angka di artikel ini dapat Anda telusuri ke sumber resmi berikut.
- Menghindari Lowongan Kerja Palsu - Majalah SENTA, Kementerian Ketenagakerjaan RI
- Waspada Penipuan! Surat Panggilan Tes Kerja Calon Karyawan Mengatasnamakan PT Pertamina - Tribratanews, Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Waspada! Ini Modus Jahat Penipuan Berkedok Lowongan Kerja - Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang
- Waspada Promosi/Iklan Penipuan Lowongan Kerja ke Luar Negeri - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan
- Karirhub: layanan lowongan kerja terverifikasi - Kementerian Ketenagakerjaan RI
- SP4N-LAPOR!: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat - Kementerian PANRB, Kantor Staf Presiden, dan Ombudsman RI
FAQ
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul.
Apakah surat panggilan interview lewat WhatsApp itu resmi?
Resmi, dan sekarang justru paling umum. Keabsahan surat panggilan tidak ditentukan oleh kanalnya, melainkan oleh kelengkapan dan kebenaran isinya. Pesan WhatsApp yang menyebut nama perusahaan, posisi yang benar-benar kamu lamar, waktu lengkap, alamat jelas, serta nama dan jabatan pengirim sama sahnya dengan surat berkop. Sebaliknya, berkas PDF berkop dan berstempel juga tidak otomatis asli, karena kop dan logo adalah bagian yang paling mudah dipalsukan.
Apa saja isi wajib surat panggilan interview?
Minimal lima hal: identitas perusahaan yang jelas dan bisa dicari, nama kamu beserta posisi yang dilamar, waktu lengkap berupa hari, tanggal, dan jam, lokasi kantor yang detail atau tautan pertemuan daring, serta nama dan kontak pengirim. Idealnya ditambah format wawancara, perkiraan durasi, dan dokumen yang perlu dibawa. Kalau salah satu dari lima hal utama itu tidak ada, tanyakan lebih dulu sebelum kamu menyanggupi kehadiran.
Bagaimana cara mengetahui surat panggilan interview palsu?
Patokan paling jelas dari Kemnaker: perusahaan yang sah tidak pernah meminta uang dari pelamar, dengan alasan apa pun, termasuk biaya administrasi, pelatihan, maupun alat kerja. Tanda lainnya adalah email pengirim berdomain gratis seperti Gmail, sapaan massal tanpa namamu, posisi yang tidak pernah kamu lamar, lokasi wawancara yang samar, permintaan foto KTP atau nomor rekening lewat pesan, serta lampiran berisi daftar nama peserta lain. Kalau ragu, hubungi perusahaan lewat kontak resmi yang kamu cari sendiri.
Saya dipanggil interview ke luar kota dan diminta memesan tiket lewat agen travel yang ditunjuk. Aman?
Tidak. Ini pola penipuan yang sangat khas, dan janji penggantian biaya setelah kamu tiba tidak pernah ditepati. Kepolisian pernah mengangkat kasus surat panggilan tes kerja palsu bernama BUMN yang meminta peserta membayar akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Sekretaris Jenderal Kemnaker juga menyebut permintaan biaya administrasi, pelatihan, atau akomodasi sebagai syarat melanjutkan seleksi merupakan ciri penipuan. Perusahaan yang sah tidak pernah menyuruhmu mengeluarkan uang lebih dulu, dan tidak mengarahkanmu ke satu agen travel tertentu.
Kenapa surat panggilan menyertakan lampiran daftar nama peserta lain?
Itu tanda bahaya, bukan tanda profesional. Lampiran semacam itu dipakai untuk membuat rekrutmen terlihat besar dan meyakinkan, padahal justru membuktikan sebaliknya. Perusahaan yang sah tidak membagikan data kandidat lain kepadamu karena itu data pribadi orang. Kalau kamu bisa membaca nama dan nomor telepon puluhan pelamar lain di lampiran, pengirimnya jelas tidak menghormati data pribadi, termasuk data pribadimu.
Apakah perusahaan boleh meminta foto KTP sebelum interview?
Sebaiknya tidak kamu berikan di tahap itu. Membawa fotokopi KTP ke lokasi wawancara adalah hal yang lazim dan wajar. Mengirim foto KTP, foto buku tabungan, atau nomor rekening lewat pesan sebelum kamu bertemu siapa pun adalah hal berbeda. Kemnaker menyebut phishing data seperti nomor KTP dan nomor rekening sebagai salah satu modus penipuan lowongan kerja, dan menegaskan perusahaan yang sah tidak meminta data sensitif sebelum wawancara dan verifikasi. Kode OTP tidak pernah boleh kamu berikan kepada siapa pun.
Apa yang harus saya lakukan kalau terlanjur mengirim uang ke penipu?
Segera hubungi bank untuk memblokir transaksi yang tidak sah, karena kecepatan sangat menentukan di tahap ini. Kemnaker juga menyarankan korban penipuan lowongan kerja segera melapor ke pihak berwenang. Simpan semua bukti berupa tangkapan layar percakapan, berkas surat, nomor pengirim, dan nomor rekening tujuan. Laporan ke instansi pemerintah bisa kamu sampaikan lewat SP4N-LAPOR!, kanal pengaduan resmi nasional. Kalau data identitasmu ikut terkirim, periksa juga apakah identitasmu dipakai untuk hal yang tidak sah.
Artikel lain yang mungkin berguna
Lanjutkan membaca topik yang berdekatan.
Cara Membalas Panggilan Interview via WhatsApp dan Email: Contoh Balasan Sopan
Cara membalas undangan interview via WhatsApp atau email sebenarnya sederhana: balas di hari yang sama, sebut ulang posisi yang kamu lamar, nyatakan kesediaan.
Baca artikelPakaian Interview Kerja: Panduan Outfit untuk Pria dan Wanita
Pakaian interview kerja yang tepat adalah pakaian yang rapi, warnanya netral, dan kira-kira satu tingkat lebih formal daripada pakaian harian orang di kantor.
Baca artikelDoa Interview Kerja dan Persiapan Mental Sebelum Wawancara
Doa interview kerja yang paling banyak dibaca muslim Indonesia adalah doa Nabi Musa dalam QS Taha ayat 25-28: permohonan agar dada dilapangkan, urusan.
Baca artikelMasih ada yang mengganjal soal interview?
Kirim pertanyaan Anda. Kami bantu jawab dengan acuan data resmi, bukan tebakan.
Tanya via WhatsApp