Kalkulator PPh21 skema TER: hitung pajak penghasilan bulanan
PPh21 bulanan dengan skema TER dihitung dengan mengalikan satu tarif efektif langsung ke penghasilan bruto sebulan. Tarifnya bergantung pada besar penghasilan dan kategori TER (A, B, atau C) yang ditentukan status PTKP Anda. Masukkan penghasilan bruto dan status PTKP di kalkulator bawah ini, dan PPh21 terutang langsung terhitung, lengkap dengan tabel tarif resmi PMK 168 Tahun 2023.
Satu hal yang wajib diketahui: skema TER hanya metode pemotongan masa Januari sampai November. Pada Masa Pajak Desember, pajak setahun dihitung ulang dengan tarif Pasal 17. Kami menegaskan catatan ini di kalkulator supaya angka bulanan tidak disalahartikan sebagai pajak tahunan final.
PPh21 terutang per bulan (skema TER)
Rp 0
tarif 0% (TER kategori A) dari bruto Rp 0
0% x Rp 0 = Rp 0Tabel tarif TER kategori A (PMK 168/2023). Baris yang disorot adalah tarif yang sedang dipakai perhitungan Anda.
| Lapisan | Penghasilan bruto sebulan | Tarif |
|---|---|---|
| 1 | Rp 0 - Rp 5.400.000 | 0% |
| 2 | Rp 5.400.001 - Rp 5.650.000 | 0,25% |
| 3 | Rp 5.650.001 - Rp 5.950.000 | 0,5% |
| 4 | Rp 5.950.001 - Rp 6.300.000 | 0,75% |
| 5 | Rp 6.300.001 - Rp 6.750.000 | 1% |
| 6 | Rp 6.750.001 - Rp 7.500.000 | 1,25% |
| 7 | Rp 7.500.001 - Rp 8.550.000 | 1,5% |
| 8 | Rp 8.550.001 - Rp 9.650.000 | 1,75% |
| 9 | Rp 9.650.001 - Rp 10.050.000 | 2% |
| 10 | Rp 10.050.001 - Rp 10.350.000 | 2,25% |
| 11 | Rp 10.350.001 - Rp 10.700.000 | 2,5% |
| 12 | Rp 10.700.001 - Rp 11.050.000 | 3% |
| 13 | Rp 11.050.001 - Rp 11.600.000 | 3,5% |
| 14 | Rp 11.600.001 - Rp 12.500.000 | 4% |
| 15 | Rp 12.500.001 - Rp 13.750.000 | 5% |
| 16 | Rp 13.750.001 - Rp 15.100.000 | 6% |
| 17 | Rp 15.100.001 - Rp 16.950.000 | 7% |
| 18 | Rp 16.950.001 - Rp 19.750.000 | 8% |
| 19 | Rp 19.750.001 - Rp 24.150.000 | 9% |
| 20 | Rp 24.150.001 - Rp 26.450.000 | 10% |
| 21 | Rp 26.450.001 - Rp 28.000.000 | 11% |
| 22 | Rp 28.000.001 - Rp 30.050.000 | 12% |
| 23 | Rp 30.050.001 - Rp 32.400.000 | 13% |
| 24 | Rp 32.400.001 - Rp 35.400.000 | 14% |
| 25 | Rp 35.400.001 - Rp 39.100.000 | 15% |
| 26 | Rp 39.100.001 - Rp 43.850.000 | 16% |
| 27 | Rp 43.850.001 - Rp 47.800.000 | 17% |
| 28 | Rp 47.800.001 - Rp 51.400.000 | 18% |
| 29 | Rp 51.400.001 - Rp 56.300.000 | 19% |
| 30 | Rp 56.300.001 - Rp 62.200.000 | 20% |
| 31 | Rp 62.200.001 - Rp 68.600.000 | 21% |
| 32 | Rp 68.600.001 - Rp 77.500.000 | 22% |
| 33 | Rp 77.500.001 - Rp 89.000.000 | 23% |
| 34 | Rp 89.000.001 - Rp 103.000.000 | 24% |
| 35 | Rp 103.000.001 - Rp 125.000.000 | 25% |
| 36 | Rp 125.000.001 - Rp 157.000.000 | 26% |
| 37 | Rp 157.000.001 - Rp 206.000.000 | 27% |
| 38 | Rp 206.000.001 - Rp 337.000.000 | 28% |
| 39 | Rp 337.000.001 - Rp 454.000.000 | 29% |
| 40 | Rp 454.000.001 - Rp 550.000.000 | 30% |
| 41 | Rp 550.000.001 - Rp 695.000.000 | 31% |
| 42 | Rp 695.000.001 - Rp 910.000.000 | 32% |
| 43 | Rp 910.000.001 - Rp 1.400.000.000 | 33% |
| 44 | di atas Rp 1.400.000.000 | 34% |
Ini estimasi pemotongan bulanan. Angka final mengikuti perhitungan pemberi kerja sebagai pemotong pajak, dan pada Masa Pajak Desember dihitung ulang secara tahunan dengan tarif Pasal 17.
Status PTKP menentukan kategori tarif Anda
PMK 168 Tahun 2023 membagi status PTKP ke tiga kategori TER. Tiap kategori punya tabel tarif sendiri.
Kategori A
Untuk status PTKP TK/0, TK/1, dan K/0. Ini kategori dengan PTKP paling rendah, jadi lapisan tarifnya paling awal naik.
Kategori B
Untuk status PTKP TK/2, TK/3, K/1, dan K/2. Batas tiap lapisan tarif lebih tinggi dari kategori A.
Kategori C
Untuk status PTKP K/3, yaitu PTKP tertinggi. Lapisan tarifnya paling longgar di antara ketiganya.
Lengkapi hitungan gaji dan tunjangan Anda
Kalkulator gaji bersih
Hitung take-home pay setelah PPh21 dan seluruh iuran BPJS pekerja.
Hitung gaji bersihFAQ PPh21 skema TER
Jawaban singkat, dengan dasar aturan.
Apa itu PPh21 skema TER?
TER adalah Tarif Efektif Rata-rata, metode pemotongan PPh Pasal 21 yang berlaku sejak masa pajak Januari 2024 sesuai PMK 168 Tahun 2023. Dengan TER, pemotongan bulanan dihitung dengan mengalikan satu tarif efektif langsung ke penghasilan bruto sebulan, tanpa menghitung pengurang seperti biaya jabatan atau PTKP setiap bulan. Tujuannya menyederhanakan pemotongan bulanan.
Bagaimana cara menghitung PPh21 bulanan dengan TER?
Tentukan kategori TER (A, B, atau C) dari status PTKP Anda, cari lapisan tarif yang sesuai dengan penghasilan bruto sebulan, lalu kalikan tarif itu ke penghasilan bruto. Contohnya, pegawai tetap status TK/0 dengan penghasilan bruto Rp 18.200.000 masuk tarif TER 8 persen (kategori A), sehingga PPh21 sebulan adalah Rp 1.456.000. Kalkulator di halaman ini menjalankan langkah itu otomatis.
Apa beda kategori TER A, B, dan C?
Kategori TER ditentukan oleh status PTKP. Kategori A untuk PTKP TK/0, TK/1, dan K/0. Kategori B untuk TK/2, TK/3, K/1, dan K/2. Kategori C untuk K/3. Makin besar PTKP (makin banyak tanggungan), makin ringan tarif efektif pada tingkat penghasilan yang sama, karena batas tiap lapisan tarifnya berbeda.
Apakah skema TER dipakai sepanjang tahun?
Tidak. TER hanya dipakai untuk pemotongan masa pajak Januari sampai November. Pada Masa Pajak Desember, PPh21 satu tahun dihitung ulang memakai tarif progresif Pasal 17 (penghasilan bruto setahun dikurangi biaya jabatan, iuran pensiun, dan PTKP), lalu dikurangi jumlah yang sudah dipotong Januari sampai November.
Kenapa PPh21 saya di bulan Desember bisa lebih besar atau lebih kecil?
Karena pada Masa Pajak Desember pajak setahun dihitung ulang dengan tarif Pasal 17, lalu dikurangi total pemotongan Januari sampai November. Jika akumulasi pemotongan TER selama sebelas bulan lebih kecil dari pajak tahunan yang sebenarnya, ada tambahan potongan di Desember. Sebaliknya, jika lebih besar, bisa terjadi kelebihan yang diperhitungkan.
Bonus, THR, atau penghasilan tidak teratur?
Penghasilan tidak teratur seperti bonus dan THR punya perlakuan pemotongan tersendiri. Kirim rinciannya, kami bantu jelaskan cara hitungnya dengan dasar aturan yang sama seperti di kalkulator ini.
Tanya PPh21 via WhatsApp