Panduan Gaji

Gaji 2 Digit Itu Berapa? Arti Istilah dan Cara Membacanya

Oleh Redaksi Karir Pintar15 Oktober 2026Terakhir diperbarui .Laporkan koreksi

Ilustrasi flat dompet penuh uang kertas polos, dua koin besar berdampingan, dan balon pikiran bertanda tanya

Gaji 2 digit artinya gaji bulanan yang angka jutanya terdiri atas dua digit, yaitu Rp10.000.000 sampai Rp99.999.999 per bulan. Yang dihitung adalah jumlah digit pada bilangan jutanya, bukan jumlah digit pada nominal rupiah utuhnya. Istilah ini murni bahasa percakapan dan tidak dipakai di satu peraturan atau statistik resmi mana pun, sehingga tidak punya definisi baku. Sebagai pembanding yang bisa diperiksa, rata-rata upah buruh nasional pada Februari 2026 adalah 3,29 juta rupiah menurut Badan Pusat Statistik, dan upah minimum provinsi tertinggi tahun 2026 adalah Rp5.729.876 di DKI Jakarta.

Istilah ini muncul di lowongan yang tidak mau menyebut angka, di utas media sosial, dan di percakapan kantor. Karena tidak ada lembaga mana pun yang mendefinisikannya, maknanya bergantung pada kesepakatan tidak tertulis di antara penggunanya. Kabar baiknya, kesepakatan itu cukup konsisten dan mudah dijelaskan. Kabar buruknya, istilah ini menyembunyikan satu hal yang justru paling menentukan isi rekeningmu, dan itu dibahas di bagian kedua halaman ini.

Jawaban singkat. Gaji 2 digit berarti nominal gaji per bulan berada di rentang Rp10.000.000 sampai Rp99.999.999. Yang dihitung adalah digit pada bilangan jutanya: sepuluh juta punya dua digit di depan kata juta, sembilan juta punya satu. Jadi bukan menghitung digit pada angka Rp10.000.000 yang sebenarnya terdiri atas delapan angka. Istilah ini tidak ada di peraturan mana pun dan tidak dipakai dalam statistik resmi, jadi jangan memakainya dalam dokumen formal, kontrak kerja, atau negosiasi tertulis.

Dari mana hitungan digitnya diambil

Kebingungan terbesar soal istilah ini berasal dari cara menghitungnya. Kalau kamu menghitung digit pada nominal utuhnya, Rp10.000.000 punya delapan angka dan Rp1.000.000 punya tujuh angka, sehingga tidak ada satu pun gaji yang masuk akal disebut dua digit. Yang dimaksud penuturnya adalah digit pada bilangan jutanya, yaitu angka yang muncul sebelum kata juta ketika nominal itu diucapkan.

Cara membaca sebutan digit pada gaji bulanan. Rentang ini adalah rangkuman pemakaian sehari-hari, bukan definisi dari lembaga mana pun.
SebutanBilangan jutanyaRentang nominal per bulanContoh
Gaji 1 digit1 sampai 9Rp1.000.000 sampai Rp9.999.999Rp7.500.000
Gaji 2 digit10 sampai 99Rp10.000.000 sampai Rp99.999.999Rp15.000.000
Gaji 3 digit100 sampai 999Rp100.000.000 sampai Rp999.999.999Rp120.000.000

Ada dua turunan yang juga sering terdengar. Sebutan dua digit rendah dipakai untuk nominal di kisaran belasan juta, sedangkan dua digit tinggi untuk kisaran puluhan juta mendekati seratus juta. Keduanya sama-sama tidak punya batas resmi, jadi kalau seseorang memakainya, tanyakan angkanya. Tidak ada gunanya menebak.

Kenapa istilah ini dipakai. Menyebut digit adalah cara menyampaikan besaran tanpa membuka angka pastinya. Bagi yang bercerita, itu terasa lebih sopan daripada menyebut nominal. Bagi pemberi kerja yang memasang lowongan, itu memberi ruang tawar yang lebar. Bagi kamu sebagai pelamar, ruang tawar yang lebar itu tidak selalu menguntungkan, karena rentang dua digit membentang dari Rp10 juta sampai Rp99 juta, dan selisih antara kedua ujungnya hampir sepuluh kali lipat.

Dua digit kotor atau dua digit bersih? Ini yang sering tidak disebut

Inilah bagian yang paling sering membuat orang kecewa setelah gajian pertama. Gaji Rp10.000.000 sebulan memang dua digit ketika ditulis di surat penawaran kerja, tetapi angka yang masuk rekening sudah bukan dua digit lagi. Penyebabnya bukan potongan yang aneh, melainkan potongan wajib yang berlaku bagi semua pekerja formal.

Kebetulan, contoh resmi di dalam Penjelasan PP Nomor 58 Tahun 2023 tentang Tarif Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 memakai persis nominal ini. Contohnya berbunyi: seorang pegawai tetap bergaji Rp10.000.000 per bulan dengan status Penghasilan Tidak Kena Pajak K/0 dipotong dengan tarif efektif bulanan Kategori A sebesar 2 persen, sehingga PPh 21 yang dipotong adalah Rp200.000 per bulan. Angka itu tertulis di naskahnya, bukan hitungan kami.

Potongan wajib atas gaji bruto Rp10.000.000 per bulan dengan status PTKP K/0. Tarif PPh 21 dan ketiga tarif iuran diambil dari peraturannya masing-masing, sedangkan penjumlahan pada dua baris terakhir adalah hitungan kami.
KomponenTarif porsi pekerjaDasar potonganPotongan per bulan
PPh 21, tarif efektif bulanan Kategori A2 persenRp10.000.000Rp200.000
BPJS Kesehatan1 persenRp10.000.000Rp100.000
Jaminan Hari Tua2 persenRp10.000.000Rp200.000
Jaminan Pensiun1 persenRp10.000.000Rp100.000
Total potongan6 persenRp600.000
Yang diterimaRp9.400.000

Hasilnya, gaji yang ditawarkan sebagai dua digit diterima sebagai satu digit. Selisih Rp600.000 itu tidak besar dalam persentase, tetapi cukup untuk memindahkan angkanya melewati batas sepuluh juta. Karena itu, pertanyaan yang benar saat menerima tawaran bukan berapa digit, melainkan berapa rupiah dan kotor atau bersih. Rincian tiap iuran beserta batas atas upahnya ada di potongan gaji BPJS, dan simulasi untuk nominal lain bisa kamu jalankan sendiri di kalkulator gaji bersih serta kalkulator PPh 21.

Diagram empat tahap potongan gaji: bruto Rp10.000.000, dipotong PPh 21 tarif efektif Kategori A 2 persen Rp200.000, dipotong iuran BPJS Kesehatan, JHT, dan Jaminan Pensiun porsi pekerja Rp400.000, sehingga yang diterima Rp9.400.000
Dua potongan di tengah alur inilah yang memindahkan gaji dari dua digit di surat penawaran ke satu digit di rekening. Contoh berlaku untuk status K/0 pada masa pajak Januari sampai November
Tiga catatan yang membuat angka di atas bisa berbeda. Pertama, tarif efektif bulanan hanya dipakai sebagai metode pemotongan pada masa pajak Januari sampai November. Pada Masa Pajak Desember, pajak setahun dihitung ulang dengan tarif Pasal 17, lalu dikurangi yang sudah dipotong, sehingga potongan Desember hampir selalu berbeda. Kedua, tarif efektif berbeda menurut status PTKP, jadi angka 2 persen di atas berlaku untuk kategori yang mencakup status K/0. Ketiga, pada gaji yang lebih tinggi ada batas atas upah yang membuat sebagian iuran berhenti bertambah, yaitu Rp12.000.000 untuk BPJS Kesehatan dan Rp11.086.300 untuk Jaminan Pensiun sejak Maret 2026. Jaminan Hari Tua tidak punya batas atas.

Seberapa jauh dua digit dari angka yang tercatat secara resmi

Supaya istilah ini punya ukuran, bandingkan batas bawahnya, yaitu Rp10.000.000, dengan tiga angka yang benar-benar diterbitkan lembaga resmi. Ketiganya bisa kamu buka sendiri.

Batas bawah gaji dua digit dibandingkan tiga acuan resmi. Kolom terakhir adalah pembagian yang kami lakukan sendiri, bukan angka yang diterbitkan lembaga mana pun.
Acuan resmiNominal per bulanRp10.000.000 setara berapa kali
Rata-rata upah buruh nasional, Sakernas Februari 2026 (BPS)Rp3.290.000sekitar 3 kali lipat
Upah minimum provinsi tertinggi 2026, DKI JakartaRp5.729.876sekitar 1,7 kali lipat
Gaji pokok pegawai negeri sipil tertinggi, golongan IV/e masa kerja tertinggi (PP Nomor 5 Tahun 2024)Rp6.373.200belum mencapai dua digit

Baris ketiga sering mengejutkan pembaca. Gaji pokok tertinggi dalam tabel gaji pegawai negeri sipil, yaitu untuk pangkat Pembina Utama dengan masa kerja golongan tertinggi, masih berada di angka satu digit. Yang membuat penghasilan sebagian aparatur menembus dua digit adalah komponen di luar gaji pokok, terutama tunjangan kinerja. Tabelnya bisa kamu lihat di gaji PNS per golongan dan tunjangan kinerja PNS.

Grafik batang yang membandingkan rata-rata upah buruh nasional Februari 2026 Rp3.290.000, UMP DKI Jakarta 2026 Rp5.729.876, gaji pokok PNS tertinggi Rp6.373.200, dan batas bawah gaji dua digit Rp10.000.000
Batang hijau adalah titik masuk gaji dua digit. Bahkan gaji pokok PNS tertinggi dan UMP tertinggi 2026 masih berada jauh di bawahnya, apalagi rata-rata upah buruh nasional

Berapa banyak pekerja Indonesia yang gajinya dua digit

Kami tidak menayangkan persentasenya, dan alasannya perlu disebut terbuka. Berita Resmi Statistik ketenagakerjaan yang diterbitkan BPS secara berkala memuat rata-rata upah buruh beserta rinciannya menurut lapangan usaha, pendidikan, dan jenis kelamin. Yang tidak dimuat dalam rilis publiknya adalah tabel sebaran upah menurut kelas nominal, misalnya berapa persen pekerja yang berupah di atas sepuluh juta rupiah. Tanpa tabel itu, angka persentase apa pun yang beredar adalah perkiraan orang, bukan data.

Yang bisa dipastikan hanya ini: rata-rata upah buruh, karyawan, dan pegawai pada Februari 2026 tercatat 3,29 juta rupiah per bulan, dari 147,67 juta penduduk bekerja, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka 4,68 persen. Ketiganya tertulis di Berita Resmi Statistik BPS yang dirilis 5 Mei 2026. Karena rata-ratanya sepertiga dari batas bawah dua digit, aman disimpulkan bahwa gaji dua digit berada jauh di atas kebanyakan pekerja, tanpa perlu mengarang angka persisnya.

Cara menilai klaim persentase yang kamu temui. Kalau sebuah artikel menyebut angka seperti hanya sekian persen pekerja Indonesia bergaji dua digit, cari tautan sumbernya. Kalau tautannya mengarah ke rilis BPS, buka rilisnya dan cari tabel sebaran upahnya. Kalau yang ada hanya rata-rata, artinya angka persentase itu tidak berasal dari sana. Cara kami memperlakukan angka yang tidak bisa ditelusuri dijelaskan di halaman metodologi.

Dua digit di Jakarta tidak sama dengan dua digit di daerah

Angka yang sama bisa berarti sangat berbeda tergantung tempatnya, dan lantai upahnya sendiri sudah berbeda jauh. Upah minimum provinsi 2026 tertinggi ada di DKI Jakarta sebesar Rp5.729.876 menurut Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1142 Tahun 2025, dan uraiannya ada di UMR Jakarta 2026. Gaji Rp10.000.000 di Jakarta berarti sekitar 1,7 kali upah minimum di kotanya sendiri. Bandingkan dengan UMP Jawa Barat 2026 sebesar Rp2.317.601 menurut Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.859-Kesra/2025: terhadap angka itu, nominal yang sama berarti sekitar 4,3 kali lipat. Di Jawa Barat yang dipakai di lapangan memang UMK per kabupaten dan kota, tetapi perbandingan antar-UMP ini sudah cukup memperlihatkan seberapa jauh bobot satu nominal bisa bergeser antarprovinsi.

Dua kartu perbandingan: gaji Rp10.000.000 setara sekitar 1,7 kali UMP DKI Jakarta 2026 Rp5.729.876 dan sekitar 4,3 kali UMP Jawa Barat 2026 Rp2.317.601
Rasio di kedua kartu adalah hitungan kami dari dua keputusan gubernur. Nominalnya sama persis, tetapi posisinya terhadap lantai upah setempat berbeda lebih dari dua kali lipat

Karena itu, membandingkan tawaran kerja lintas kota dengan sebutan digit hampir selalu menyesatkan. Yang lebih berguna adalah membandingkan nominalnya terhadap upah minimum kota tujuan, lalu memperhitungkan biaya tinggal dan transportasi. Daftar upah minimum per daerah ada di halaman UMR, dan sebarannya bisa dilihat di peta upah.

Contoh angka dua digit yang benar-benar tertulis di peraturan

Kami tidak menayangkan daftar profesi yang pasti bergaji dua digit, karena untuk sebagian besar profesi di sektor swasta tidak ada lembaga resmi yang menerbitkan rentang gajinya, dan kami tidak menayangkan rentang yang tidak bisa dirujuk. Alasan lengkapnya ada di acuan gaji per profesi. Yang bisa kami tunjukkan adalah komponen penghasilan di sektor publik yang nominalnya tertulis di lampiran peraturan dan kebetulan sudah berada di dua digit.

  • Tunjangan kinerja kelas jabatan tertinggi di Kejaksaan sebesar Rp38.226.000 per bulan menurut Lampiran Perpres Nomor 29 Tahun 2020. Rinciannya beserta komponen lain ada di gaji jaksa.
  • Tunjangan jabatan hakim yang berkisar Rp11.900.000 sampai Rp56.500.000 per bulan menurut Lampiran II PP Nomor 44 Tahun 2024, dan uraiannya ada di gaji hakim.

Perhatikan bahwa keduanya adalah tunjangan, bukan gaji pokok. Ini penegasan yang sama dengan bagian sebelumnya: di sektor publik, angka yang menembus dua digit hampir selalu datang dari komponen di luar gaji pokok. Menyebut angka tunjangan sebagai gaji adalah kekeliruan yang paling sering menyebar ketika angka penghasilan pejabat dibicarakan.

Tiga kartu: tunjangan kinerja kelas jabatan tertinggi Kejaksaan Rp38.226.000, tunjangan jabatan hakim Rp11.900.000 sampai Rp56.500.000, dan gaji pokok PNS tertinggi Rp6.373.200 yang masih satu digit
Dua kartu pertama sudah dua digit dan keduanya tunjangan. Kartu ketiga, gaji pokok tertinggi di tabel PNS, masih satu digit

Cara memakai istilah ini tanpa merugikan diri sendiri

Ada tiga situasi ketika istilah ini muncul, dan ketiganya menuntut respons yang berbeda.

  1. Saat lowongan menyebut gaji dua digit. Anggap itu sebagai isyarat, bukan angka. Tanyakan rentang nominalnya, apakah kotor atau bersih, dan komponen apa saja yang termasuk. Perusahaan yang serius akan menjawab.
  2. Saat kamu ditanya ekspektasi gaji. Jangan menjawab dengan sebutan digit. Sebutkan rentang nominal yang kamu susun dari data, misalnya berdasarkan upah minimum kota tujuan dan acuan profesi. Cara menyusunnya ada di gaji yang diharapkan.
  3. Saat kamu menargetkan gaji dua digit di karier sendiri. Perhatikan struktur upah tempat kerjamu, bukan hanya nominalnya. Perusahaan wajib menyusun struktur dan skala upah, dan mengetahui posisimu di dalamnya lebih berguna daripada mengejar sebutan digit. Penjelasannya ada di struktur dan skala upah.

Satu hal terakhir yang sering terlewat. Nominal bulanan bukan satu-satunya yang menentukan penghasilan setahun. Tunjangan hari raya, gaji ketiga belas bagi aparatur, bonus, dan tunjangan tetap ikut menentukan totalnya. Cara menghitung tunjangan hari raya ada di cara menghitung THR. Dua tawaran dengan nominal bulanan yang sama bisa berbeda jauh secara tahunan, dan perbedaan itu tidak akan terlihat kalau kamu hanya menghitung digit.

Sumber

Setiap angka di artikel ini dapat Anda telusuri ke sumber resmi berikut.

  1. Berita Resmi Statistik: Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 4,68 persen, rata-rata upah buruh sebesar 3,29 juta rupiah (Sakernas Februari 2026, penduduk bekerja 147,67 juta orang) - Badan Pusat Statistik, 5 Mei 2026
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 tentang Tarif Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas Penghasilan Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Wajib Pajak Orang Pribadi (Penjelasan memuat contoh gaji Rp10.000.000 dengan tarif efektif Kategori A 2 persen) - Database Peraturan BPK, 27 Desember 2023
  3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan Pajak atas Penghasilan Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa atau Kegiatan Orang Pribadi - Database Peraturan BPK, 29 Desember 2023
  4. Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan (iuran peserta penerima upah dan batas atas upahnya) - Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, 17 September 2018
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua (iuran pekerja 2 persen) - Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, 30 Juni 2015
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun (iuran pekerja 1 persen) - Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, 30 Juni 2015
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Kesembilan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil - Database Peraturan BPK, 26 Januari 2024
  8. Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1142 Tahun 2025 tentang Upah Minimum Provinsi Tahun 2026 - JDIH Provinsi DKI Jakarta, 23 Desember 2025
  9. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2020 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia (Lampiran, kelas jabatan 18) - Database Peraturan BPK, 13 Februari 2020
  10. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim yang Berada di Bawah Mahkamah Agung (Lampiran II memuat tunjangan jabatan hakim) - Database Peraturan BPK
  11. Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.859-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 - JDIH Provinsi Jawa Barat, 23 Desember 2025
Pertanyaan umum

FAQ

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul.

Gaji 2 digit itu berapa rupiah?

Rp10.000.000 sampai Rp99.999.999 per bulan. Yang dihitung adalah digit pada bilangan jutanya, bukan digit pada nominal rupiah utuhnya. Angka sepuluh juta punya dua digit sebelum kata juta, sedangkan sembilan juta punya satu digit, sehingga sembilan juta masih disebut satu digit meskipun nominalnya tujuh angka.

Apakah istilah gaji 2 digit ada di peraturan resmi?

Tidak. Istilah ini murni bahasa percakapan dan tidak dipakai dalam peraturan perundang-undangan maupun publikasi statistik resmi. Karena itu tidak ada definisi bakunya, dan sebaiknya jangan dipakai dalam surat penawaran kerja, kontrak, atau negosiasi tertulis. Sebutkan nominalnya.

Kalau gaji saya Rp10 juta, apakah yang saya terima juga dua digit?

Belum tentu, dan biasanya tidak. Untuk gaji bruto Rp10.000.000 dengan status PTKP K/0, potongan wajibnya adalah PPh 21 sebesar 2 persen atau Rp200.000, BPJS Kesehatan 1 persen atau Rp100.000, Jaminan Hari Tua 2 persen atau Rp200.000, dan Jaminan Pensiun 1 persen atau Rp100.000. Totalnya Rp600.000, sehingga yang diterima Rp9.400.000 dan kembali menjadi satu digit. Penjumlahan itu hitungan kami dari tarif yang tertulis di masing-masing peraturan.

Berapa persen pekerja Indonesia yang gajinya dua digit?

Kami tidak menayangkan angkanya karena tidak ada tabel resmi yang memuatnya. Berita Resmi Statistik ketenagakerjaan BPS memuat rata-rata upah beserta rinciannya menurut lapangan usaha dan pendidikan, tetapi tidak memuat sebaran pekerja menurut kelas nominal upah. Yang tercatat adalah rata-rata upah buruh sebesar 3,29 juta rupiah pada Februari 2026, yaitu sekitar sepertiga dari batas bawah gaji dua digit.

Apa bedanya gaji 2 digit rendah dan 2 digit tinggi?

Dua digit rendah biasanya merujuk ke kisaran belasan juta rupiah, sedangkan dua digit tinggi ke kisaran puluhan juta mendekati seratus juta. Keduanya tidak punya batas resmi karena istilahnya sendiri tidak resmi, jadi kalau lawan bicaramu memakainya, tanyakan angkanya alih-alih menebak.

Apakah gaji pokok PNS bisa dua digit?

Tidak, kalau yang dimaksud gaji pokoknya saja. Gaji pokok tertinggi dalam Lampiran PP Nomor 5 Tahun 2024 adalah Rp6.373.200 per bulan untuk golongan IV/e dengan masa kerja golongan tertinggi, dan angka itu masih satu digit. Penghasilan aparatur yang menembus dua digit datang dari komponen di luar gaji pokok, terutama tunjangan kinerja yang besarannya berbeda per instansi.

Bagaimana menjawab kalau lowongan menyebut gaji dua digit?

Perlakukan sebagai isyarat, bukan angka, karena rentangnya membentang dari Rp10 juta sampai Rp99 juta. Tanyakan tiga hal: berapa rentang nominalnya, apakah yang disebut kotor atau bersih, dan komponen apa saja yang termasuk di dalamnya. Saat balik ditanya ekspektasimu, sebutkan rentang nominal hasil riset, bukan sebutan digit.

Terkait

Artikel lain yang mungkin berguna

Lanjutkan membaca topik yang berdekatan.

Gaji Jaksa: Gaji Pokok, Tunjangan Fungsional, dan Dasar Hukumnya

Gaji pokok jaksa Rp2.785.700 sampai Rp6.373.200, tunjangan fungsional Rp2,4 juta sampai Rp10 juta, tunjangan kinerja sampai Rp38,2 juta. Lengkap dasar hukumnya.

Baca artikel
Panduan Gaji

Gaji Marshaller: Tidak Ada Angka Resminya, Ini yang Bisa Dipastikan

Gaji marshaller tidak punya sumber resmi, jadi angkanya tidak kami karang. Yang pasti: upah minimum di daerah bandara dan syarat sertifikat PM 37/2021.

Baca artikel
Panduan Gaji

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS: Siapa yang Menetapkan dan Kapan Berlaku

Pensiun pokok PNS tidak naik tiap tahun. Penetapan terakhir yang berlaku adalah PP Nomor 8 Tahun 2024, terhitung mulai 1 Januari 2024. Ini mekanismenya.

Baca artikel
Panduan Gaji
Butuh bantuan lebih lanjut?

Masih ada yang mengganjal soal panduan gaji?

Kirim pertanyaan Anda. Kami bantu jawab dengan acuan data resmi, bukan tebakan.

Tanya via WhatsApp
← Kembali ke semua artikel